Apa Itu Cinta Menurut Islam

Cinta dalam Islam itu ada. Hanya saja tidak semua muslim memahami apa arti cinta menurut Islam. Mereka hanya melihat apa yang disajikan oleh media. Padahal cinta sejati dalam Islam bentu tentu demikian.

Pengertian Cinta Menurut Islam

arti cinta menurut IslamArti cinta dalam Islam agaknya akan sulit dipahami oleh mereka yang selama ini terlalu banyak dijejali kisah tentang cinta sejati. Tentang sepasang anak Adam dan Hawa yang mati bersama. Atau tentang mereka yang terlarang hubungannya.

Orang bilang cinta itu buta, tetapi cinta sejati dalam Islam tidaklah membutakan. Satu-satunya dzat yang patut dicintai secara mutlak hanyalah Allah SWT. Selebihnya, cinta manusia terhadap manusia merupakan sesuatu yang sebaiknya dikaji lebih lanjut.

Berbagai Kata Mutiara Islam Tentang Cinta

Orang mencari kata mutiara Islam tentang cinta bukan sekedar untuk mencari tahu cinta ini apa. Tetapi juga untuk menggali apa sebenarnya cinta menurut Islam. Apakah cara kita memandang rasa kasih dan sayang selama ini sudah benar? Atau sebenarnya kita dibutakan oleh sesuatu yang sangat fana?

Ibarat garis lurus, vertikal dan horizontal. Cara kita mencintai Tuhan tentu tidak sama dengan cara kita mencintai sesama manusia. Ada batas yang sebaiknya dibangun jelas. Karena ketika kita mencintai sesama manusia, otomatis kita tidak bisa berharap orang tersebut juga mencintai kita tanpa mengharapkan apapun. Kecuali untuk cinta seorang ibu kepada anaknya.

Liontin-Giok-Ratu-Kecubung-BPersoalannya sekarang, banyak anak mudah menganggap orang yang baru mereka kenal justru lebih berharga dari orang tua yang melahirkan mereka ke dunia. Ditegur ibunya ngamuk, tetapi diomongi pacarnya justru menurut. Padahal si pacar ini belum menjadi siapa-siapanya. Hanya orang yang ia kenal beberapa lama, kemungkinan besar dari dunia maya.

Apakah hubungan dan perasaan yang seperti ini sudah sesuai dengan makna cinta dalam Islam? Belum tentu. Karena entah mereka sadari atau tidak, pasangan muda mudi tersebut pasti menginginkan sesuatu. Bohong bila mereka bilang mencintai pasangannya tanpa pamrih. Tanpa mengharapkan balasan.

Logikanya, bila memang mereka tidak mengharapkan balasan, harusnya mereka juga tidak mungkin merasakan sakit hati ketika harus menghadapi perpisahan. Tetapi mengapa mereka menangis? Mengapa mereka merasa disakiti? Karena jauh di lubuk hati, mereka mengharapkan orang yang dicintai tadi untuk mencintainya kembali dengan besar emosi yang sama.

Bandingkan dengan cinta ibu Anda. Meskipun Anda berontak, membantah dan berkata kasar, ia tetap mencintai Anda, bukan? Inilah yang bisa disebut cinta tanpa pamrih. Sedangkan mengenai cinta dalam Islam sendiri, rasa-rasanya anak muda jaman sekarang memang masih perlu dikuliahi.

Baca juga: Ungkapan Cinta dalam Ribuan Bahasa.

batu combong

Incoming search terms: